Jakarta Selatan (26/1). Dalam upaya memperkuat fondasi iman dan kemandirian generasi muda, Majelis Taklim Baabussalaam menyelenggarakan kegiatan pembagian rapor semester bagi santri kategori Caberawit. Acara ini berlangsung khidmat di kompleks Majelis Taklim Baabussalaam, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Minggu (25/1/2026) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh orang tua santri Caberawit yang antusias melihat perkembangan pendidikan agama putra-putrinya. Selain sebagai bentuk laporan capaian belajar, pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi antara pengurus majelis dengan para wali murid di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII wilayah Duren Tiga, Kecamatan Pancoran.
Penanggung Jawab Pelaksana (PJP), Rudy Kurniawan, menegaskan bahwa proses belajar mengajar bagi santri usia dini (Caberawit) di Majelis Taklim Baabussalaam menitikberatkan pada aspek afektif dan pembiasaan ibadah sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini Minggu, 25 Januari 2026, kita melaksanakan pembagian rapor semester bagi santri-santri Caberawit. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, tapi momen evaluasi bagi kami di Majelis Taklim Baabussalaam untuk melihat sejauh mana penanaman karakter religius dan kemandirian anak-anak sejak usia dini,” ujar Rudy Kurniawan.

Ia juga menambahkan bahwa di tengah tantangan zaman yang serba cepat, membekali anak-anak dengan pemahaman agama yang kuat adalah sebuah keharusan. “Kami ingin memastikan mereka tumbuh dengan fondasi iman yang kuat di tengah perkembangan zaman yang sangat dinamis ini,” tambahnya.
Majelis Taklim Baabussalaam merupakan lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di wilayah Duren Tiga, Jakarta Selatan. Berada di bawah koordinasi PAC LDII Duren Tiga, majelis ini berkomitmen untuk mencetak generasi yang Alim-Faqih, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri melalui kurikulum yang terintegrasi. (*)
